Pemilu Sela Jepang 2026: PM Sanae Takaichi Kejar Mandat Kuat

Pemilihan umum sela Jepang berlangsung hari ini, 8 Februari 2026, dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi mempertaruhkan jabatan demi mandat tegas dari rakyat atas kebijakan fiskal dan pertahanan nasionalnya. Lebih dari 1.200 kandidat bersaing rebut 465 kursi Majelis Rendah parlemen, di mana koalisi LDP-Komeito diprediksi raih mayoritas 233+ kursi menurut jajak pendapat Kyodo News.

Strategi Politik Takaichi

Takaichi bubarkan parlemen 23 Januari secara mendadak, manfaatkan approval rating tinggi di kalangan pemilih muda via kebijakan potong pajak makanan dan sikap hawkish lawan China. Jawa11 soroti langkah agresif ini cerdas timing, tapi kritis: pemilu dini ironis saat ekonomi stagflasi—apakah mandat kuat janji stabilitas, atau gambling politik abaikan risiko minoritas parlemen seperti era Abe 2007, ditambah sentimen anti-LDP naik akibat skandal pendanaan partai?

Peta Kontestasi Partai

LDP usung konservatisme stabilitas AS-aligned, lawan Aliansi Reformasi Sentris tawarkan moderat: hapus pajak konsumsi, reform dana politik. Analis bilang kemenangan telak Takaichi ubah lanskap, tapi kekalahan tipis picu krisis kabinet.

Risiko dan Tantangan

Popularitas Takaichi kuat pemuda (vs pendahulunya), tapi survei Kyodo tunjuk koalisi rentan 45 persen suara oposisi. Kritikus desak transparansi: berapa dana kampanye LDP transparan, atau strategi hawkish picu arms race Asia Timur?

Dampak Global Regional

Mandat kuat perkuat revisi Pasal 9 konstitusi, tapi gagal pemicu instabilitas—dunia pantau apakah Takaichi konsolidasi kekuasaan atau katalisator perubahan moderat Jepang.

Lihat dinamika politik Asia di CNN. Kembali ke Beranda.